INDAH RENCANA-MU TUHAN

Sr. Brigitta, OP

Indah rencana-Mu Tuhan

Di dalam hidupku

Walau ku tak tahu dan

Ku tak mengerti  semua jalan-Mu

Dulu ku tak tahu Tuhan

Berat kurasakan hati menderita

Dan ku tak berdaya

Menghadapi semua

Tapi ku mengerti skarang

Kau tolong padaku

Kini ku melihat dan ku merasakan

Indah rencana-MU.

 

Syair lagu ini menjadi ungkapan syukurku pada Dia yang merencanakan segala sesuatu untuk saya, dan serta ungkapan betapa kasih-Nya begitu nyata saya rasakan dan saya alami khususnya di hari raya Hati Kudus Yesus yang bertepatan pada tanggal  1 Juli 2011 dimana saya menerima busana dan nama biara. Dia menyatakan kasih-Nya kepada saya dengan memperbolehkan  saya  untuk menikmati semua peristiwa yang sangat membahagiakan ini. Saya yakin dan percaya bahwa itu semua bukan secara kebetulan saya alami tapi sungguh itu semua rencana-Nya pada saya yang sudah lama Ia rencanakan pada saya. Dia memberikan saya segala sesuatu indah pada waktunya walaupun itu terkadang tidak sesuai dengan apa yang saya inginkan dan juga tidak pada waktu yang saya mau tapi semua sesuai dengan apa yang Ia rencanakan pada saya .

Berat rasanya menerima kenyataan bahwa apa yang saya minta, saya mohonkan kepada- Nya dalam doa ternyata tidak di kabulkan persis seperti yang saya harapkan dan persis pada  hari (waktu) yang saya butuhkan (saya minta),  tapi semua sesuai dengan kehendak-Nya dan rencana-Nya. Namun kenyataan inilah yang membuka mata hati saya untuk lebih menyadari bahwa segala sesuatu ada waktunya dan indah pada waktunya. Mungkin kalau Tuhan selalu mengabulkan setiap permohonanku persis seperti yang saya doakan atau seperti yang saya inginkan dan tepat pada waktu yang saya mau mungkin saya belum sampai pada kesadaran penuh bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam diri saya ialah suatu anugerah yang patut saya syukuri. Baik itu peristiwa yang menggembirakan maupun peristiwa yang tidak menggembirakan dan mungkin saya termasuk seorang suster yang hanya mempertahankan kesusteran saya , tidak menyadari bahwa saya adalah seorang pengikut-Nya dengan menjadi suster yang selalu siap untuk menyerupai Dia . Syair lagu di atas  mengajak saya untuk membuka diri menerima segala yang di berikan Tuhan walaupun itu bertolak belakang dengan apa yang saya kehendaki  karena setiap apa yang Ia rencanakan untuk saya ialah indah pada waktunya. Busana dan nama biara yang baru saja saya terima bukanlah fokus utama tapi bagaimana saya setiap harinya memandang sesuatu itu dengan kaca mata iman, bagaiman saya setiap harinya membuka diri dan menerima setiap rencana-Nya walau pun itu tidak seperti yang saya inginkan (Rencana-Nya bukanlah rencanaku ). ***

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *